Pulau Bintan, Pusat Perdagangan Sejak Zaman Kerajaan Melayu

    Rabu, 29 Maret 2017 : Maret 29, 2017
    ist
    Bintan - Kabupaten Bintan merupakan salah satu gugusan sejumlah pulau yang ada di wilayah Kepulauan Riau dimana telah menjadi pusat perdagangan sejak zaman kerajaan Melayu.

    Budaya melayu hingga kini dijaga dengan baik oleh masyarakat di Bintan, dan sangat menjunjung tinggi adat istiadat yang bersumberkan dari nilai nilai agama islam, tradisi ramah dan terbuka sangat kental dirasakan dalam kehidupan sehari-hari di Bintan.

    Kabid Kebudayaan Pemkab Bintan, Aria, S.H, M.M Menuturkan kepada media ini, Rabu (12/10/16) siang, terlepas dari keindahan panorama alamnya, terdapat budaya yang sangat kental dipengang erat penduduk di Pulau Bintan.

    Aria melanjutkan, dahulunya pada kurun waktu 1722/1911 di Kepulauan Riau terdapat dua kerajaan Melayu yang berkuasa. Berdaulat Pemerintahan kerajaan Riau Lingga berpusat di Daik dan kerajaan Melayu Riau berpusat di pulau Bintan.

    “ini merupakan sejarah yang menyatakan Bintan menjadi salah satu pusat kebudayaan melayu,” tuturnya.

    Hal senada juga diungkapkan Kabid Sejarah dan Purbakala Pemkab Bintan, Syafnur, S.E, M.M bahwa Bukit Kerang yang berada di kawal darat kecamatan Gunung Kijang di kabupaten Bintan salah satu destinasi wisata purbakala.

    Dimana pada tahun 2005 tim pengumpulan dan penulis cerita rakyat di kabupaten Bintan berhasil menemukan lokasi situs pra sejarah peninggalan pendukung kebudayaan.

    Lebih lanjut, kata Syafnur, memiliki sejarah sebagai Pusat Pemerintahan kerajaan Melayu Riau sejak dahulu, makam Batu yang terletak di Bintan Buyu sering disebut masyarakat sebagai makam Bukit Batu yang dipercaya sebagai makam leluhur, dan sering dikunjungi masyarakat untuk menggelar acara selamatan.

    [Ist]

    Saat ini 0 komentar :

Sorot

TERKINI
Copyright © 2017 BERINDONEWS.COM - All Rights Reserved | Support by: Indo Tema