![]() |
| Foto: Bripda Natanael Simanungkalit, korban meninggal dunia diduga dianiaya oknum seniornya. |
Informasi yang dihimpun menyebutkan, korban diduga mengalami kekerasan yang melibatkan sekitar lima orang senior. Dugaan ini mencuat setelah jasad korban ditemukan dengan sejumlah luka lebam di tubuhnya, terutama di bagian punggung.
Korban diketahui merupakan warga Sagulung yang baru saja dilantik sebagai anggota Polri pada Desember 2025 lalu. Sejak dilantik, ia tinggal di mes yang berada di lingkungan Polda Kepri.
Saat ini, jasad korban telah dibawa ke ruang jenazah Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kepri untuk keperluan visum dan pemeriksaan lebih lanjut.
Sejumlah anggota keluarga tampak duduk berkelompok dengan wajah cemas. Sementara itu, aparat kepolisian berjaga di sekitar pintu masuk ruangan, membatasi akses keluar-masuk.
Melalui kuasa hukum, pihak keluarga menegaskan tidak ingin ada upaya menutup-nutupi dalam pengungkapan kasus ini. Mereka mendesak agar seluruh fakta dibuka secara terang benderang kepada publik.
“Harapan kami, kasus ini harus dibuka terang, tidak hanya ditutup-tutupi,” ujar Sudirman, kuasa hukum keluarga korban, di RS Bhayangkara Polda Kepri.
Keluarga mengaku telah menerima kabar duka pada pagi hari dan langsung menuju rumah sakit sekitar pukul 05.00 WIB. Namun, setibanya di lokasi, mereka harus menunggu cukup lama untuk mendapatkan kejelasan terkait peristiwa yang menimpa korban.
“Kami sudah datang pagi, tapi sempat menunggu lama. Katanya tim polisi akan datang,” ungkapnya.
Hingga kini, jenazah Natanael masih berada di ruang Instalasi Forensik untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Pihak keluarga masih menantikan penjelasan resmi dari aparat berwenang terkait kronologi lengkap kejadian.(*)
