Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Kepsek SMKN 1 Bungkam Saat Dikonfirmasi Terkait Keterlambatan Laporan Dana BOS 2026, Anggaran Diduga Tidak Sesuai Aturan

Selasa | September 22, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-09-22T11:42:24Z
Foto: Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 Kota Batam.
BATAM, BERINDONEWS.COM - Keterlambatan pelaporan Semester I berdasarkan data sistem Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi per 17 September 2026, laporan realisasi Dana BOS Semester I Tahun Anggaran 2026 belum tersedia di sistem resmi, memunculkan pertanyaan besar.


Pasalnya, berdasarkan laporan tahun 2025, semester I dan semester II direalisasikan pada bulan Januari dan Agustus, walau diduga adanya ketidaksesuaian dalam laporan tersebut.


Namun pada tahun 2026, berdasarkan data yang dihimpun dari sistem Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi per 17 September 2026, laporan realisasi Dana BOS semester I dan semester II Tahun Anggaran 2026 hingga pertengahan September belum tersedia di sistem resmi Kementerian.


Dalam hal ini, awak media telah mengirim konfirmasi lewat pesan WhatsApp kepada Kepala SMK Negeri 1 Batam, Bapak Deden Suryana, M.Pd., terkait keterlambatan pelaporan dan ketidaksesuaian realisasi Dana BOS. Namun konfirmasi tersebut tak mendapatkan tanggapan dari kepala sekolah yang harusnya mampu dan berwenang untuk menjelaskan hal tersebut.


Dalam kesempatan, Konfirmasi awak media melalui pesan WhatsApp meliputi pertanyaan sebagai berikut:


Berdasarkan data yang dihimpun dari sistem Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi per 17 September 2026, kami memohon tanggapan konfirmasi atas hal-hal berikut:

 

A. Keterlambatan Pelaporan Tahun 2026

 

1. Mengapa laporan realisasi Dana BOS Semester I Tahun Anggaran 2026 hingga pertengahan September belum tersedia di sistem resmi Kementerian?


2. Kapan sekolah berencana mengunggah/melaporkan penggunaan dana tersebut kepada publik dan pihak berwenang?


3. Apakah ada kendala administrasi, teknis, atau lainnya yang menyebabkan keterlambatan ini?

 

B. Ketidaksesuaian Realisasi Dana BOS Tahun 2025

 

Tahap I (Pencairan 22 Januari 2025 — Rp 2.834.755.000):

 

1. Mengapa pos pengembangan perpustakaan bernilai Rp 0 padahal merupakan salah satu kewajiban pemanfaatan BOS?


2. Mengapa pengembangan profesi guru dan tenaga kependidikan juga bernilai Rp 0 selama tahap pertama?


3. Mengapa pembayaran honor tercatat Rp 0?


4. Apakah pos administrasi kegiatan sekolah sebesar Rp 653.731.371 sudah sesuai ketentuan batas persentase belanja administrasi?

 

Tahap II (Pencairan 27 Agustus 2025 — Rp 2.834.755.000):

 

1. Mengapa pos pemeliharaan sarana dan prasarana melonjak drastis dari Rp 219.949.375 menjadi Rp 1.643.780.109? Rincian pekerjaan apa saja yang dilakukan?


2. Mengapa pos uji kompetensi keahlian justru turun menjadi Rp 0 padahal pada Tahap I tercatat Rp 139.200.000? Apakah kegiatan ini tidak dilaksanakan sama sekali?


3. Mengapa pengembangan perpustakaan melonjak dari Rp 0 menjadi Rp 566.951.000? Buku atau sarana apa saja yang dibeli?


4. Apakah total belanja Tahap II sebesar Rp 4.140.026.919 tidak melebihi jumlah dana yang diterima?

 

C. Pengawasan

 

1. Bagaimana penilaian pihak pengawas atas keterlambatan pelaporan dan ketidaksesuaian realisasi di atas?


2. Apakah sudah ada pemeriksaan atau audit yang direncanakan/dilakukan terhadap penggunaan Dana BOS di sekolah ini?

 

Mohon ijin tanggapan dari Pak Kepsek mengenai konfirmasi kami, guna terciptanya berita yang lebih berimbang. Terimakasih sebelumnya.


Namun hingga saat ini, Kepala SMKN 1 Batam maupun pihak sekolah enggan memberikan penjelasan. Masyarakat berhak mengetahui kejelasan penggunaan dana yang bersumber dari uang negara.

 

Publik meminta:

 

1. Kepala SMKN 1 Batam segera memberikan penjelasan/tanggapan tertulis secara terbuka


2. Kantor Cabang Dinas Pendidikan Batam melakukan pengawasan dan pemeriksaan langsung


3. Dilakukan audit menyeluruh terhadap pengelolaan Dana BOS sekolah ini

 

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan dari kepala sekolah atau pihak sekolah SMKN.1 Batam. Hingga kini, Tim media masih akan berupaya mencari temuan temuan berikutnya dan berusaha mengungkap fakta-fakta lainnya.(tim)


×
Berita Terbaru Update